
SMA Negeri Saengga terus berupaya mengembangkan potensi peserta didik tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam bidang seni dan budaya. Salah satu program unggulan yang dilaksanakan adalah ekstrakurikuler Kreativitas Musik Tradisional yang rutin dilaksanakan setiap hari Kamis dan Jumat pukul 15.00–16.30 WIT. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengenal, mempelajari, dan melestarikan kekayaan budaya melalui seni musik tradisional.
Ekstrakurikuler ini diikuti oleh 17 siswa kelas X dan XI yang tergabung dalam talent pool musik tradisional SMA Negeri Saengga. Dalam setiap pertemuan, tingkat kehadiran siswa mencapai paling sedikit 50% dari total peserta yang terdaftar. Antusiasme siswa terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti latihan, mempelajari teknik bermain alat musik tradisional, serta bekerja sama dalam membangun harmoni musik yang indah dan berkarakter budaya lokal.
Kegiatan ekstrakurikuler musik tradisional dibimbing oleh Chresyan Bernard yang juga berprofesi sebagai guru honorer di SD YPK Serito. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, beliau memberikan pendampingan, pelatihan teknik dasar, serta motivasi kepada siswa agar mampu mengembangkan kreativitas dan rasa percaya diri dalam bermusik. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar memainkan alat musik tradisional, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya, kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab.
Latihan rutin yang dilakukan membantu siswa meningkatkan kemampuan musikal sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah yang dimiliki. Ekstrakurikuler Kreativitas Musik Tradisional juga menjadi sarana positif bagi siswa untuk mengekspresikan bakat dan minat di bidang seni. Suasana latihan yang penuh semangat dan kebersamaan menjadikan kegiatan ini sebagai ruang belajar yang menyenangkan sekaligus inspiratif.
Dengan adanya program ini, SMA Negeri Saengga berharap dapat melahirkan generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan peduli terhadap pelestarian budaya lokal. Sekolah akan terus mendukung kegiatan seni dan budaya sebagai bagian penting dalam membangun pendidikan yang holistik dan bermakna.




