
SMA Negeri Saengga terus mengembangkan potensi peserta didik, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga non-akademik, salah satunya melalui Ekstrakurikuler Jurnalistik. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan menulis, berpikir kritis, komunikasi, dan keterampilan menyampaikan informasi secara baik dan benar. Ekstrakurikuler ini diikuti oleh enam siswa, yaitu Enjel Kristina Ateta, Jamalia Woretma, Juan Baptista Richard Fossa, Meylan Agustina Ateta, Michayla Feneranda Febiola Kwando, dan Yolanda Fossa.
Ekstrakurikuler jurnalistik dilaksanakan setiap hari Jumat dan Sabtu pukul 15.30–17.00 WIT dengan bimbingan guru pendamping, Ibu Herni, S.Pd., Gr. Dalam kegiatan ini, siswa mempelajari dasar-dasar jurnalistik seperti teknik wawancara, penulisan berita, pembuatan artikel, hingga penyusunan buletin sekolah. Selain itu, siswa juga diajarkan pentingnya etika jurnalistik agar mampu menyampaikan informasi secara akurat dan terhindar dari penyebaran berita hoaks.
Salah satu kegiatan utama ekstrakurikuler ini adalah peliputan berbagai kegiatan sekolah, seperti upacara, lomba, kegiatan sosial, dan program sekolah lainnya. Siswa bertugas mengumpulkan informasi, melakukan wawancara, mendokumentasikan kegiatan, dan menyusun berita untuk dipublikasikan melalui buletin atau media sekolah. Melalui proses tersebut, siswa belajar berpikir kritis, peka terhadap lingkungan, dan mampu menyusun informasi menjadi tulisan yang menarik serta informatif.
Selain kemampuan menulis, kegiatan jurnalistik juga melatih keterampilan komunikasi dan rasa percaya diri siswa. Dalam proses wawancara, siswa belajar berkomunikasi dengan sopan dan efektif kepada narasumber. Siswa juga diberi kesempatan untuk mengembangkan kreativitas melalui desain buletin, foto jurnalistik, dan media digital.
Ekstrakurikuler jurnalistik turut menanamkan nilai kerja sama dan tanggung jawab karena siswa bekerja dalam tim sebagai reporter, editor, fotografer, dan desainer. Melalui kegiatan ini, SMA Negeri Saengga berharap dapat mencetak generasi muda yang kreatif, kritis, melek informasi, dan bertanggung jawab dalam menyebarkan berita, sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di era digital.



